MENU MELAYANG (VERSI ASLI LAMA)

Harga Bid dan Ask Spread

Berapa modal yang dibutuhkan untuk trading di Forex? Biaya paling umum yang dibebankan oleh broker kepada trader dalam trading di pasar mata uang disebut spread. Pada artikel ini kami akan menjelaskan tentang cara kerja dari spread.

Spread adalah konsep dasar di pasar keuangan. Spread merepresentasikan selisih harga antara harga beli dan harga jual dari aset yang diperdagangkan.

Anda pastinya sudah pernah mengalami kondisi spread ini saat pergi ke bank atau kantor penukaran uang untuk mendapatkan mata uang asing. Bank selalu menunjukkan dua kuotasi harga mata uang, dengan yang satu adalah harga beli dari Anda dan yang satu lagi adalah harga jual untuk Anda. Spread antara kedua harga ini menghasilkan pendapatan bagi bank atas operasi valas yang dilakukan pada Anda.

Spread Bid-Ask

Ada 2 macam harga di Forex, yaitu Bid dan Ask. Harga yang kami bayar untuk membeli pasangan mata uang disebut Ask. Harganya selalu lebih tinggi dari harga pasar. Sedangkan harga di situ kami menjual pasangan mata uang di Forex disebut Bid. Harganya selalu lebih rendah dari harga pasar.

Harga yang selalu kita lihat pada grafik adalah harga Bid. Harga Ask selalu lebih tinggi dari harga Bid dengan selisih beberapa pip. Spread adalah selisih antara kedua harga tersebut. Jadi, selisih ini adalah komisi yang Anda bayarkan kepada broker Anda pada setiap transaksi.

SPREAD = ASK - BID

Contoh, harga Bid/Ask dari pasangan mata uang EUR/USD adalah 1.1250/1.1251. Anda akan membelinya dengan harga Ask yang lebih tinggi di 1.1251, dan menjualnya dengan harga Bid yang lebih rendah di 1.1250. Spread di sini adalah 1 pip.

Pada saat Anda mengeklik tombol “New Order”, sebuah jendela baru akan muncul, di situ Anda bisa mengatur detail trading Anda. Jendela ini juga akan menampilkan harga Bid dan Ask saat itu.

Jenis spread

Jenis spread tergantung pada kebijakan dari masing-masing broker. Spread yang disediakan dapat tetap (fixed) atau mengambang (floating).

Spread tetap

Spread tetap (fixed) akan selalu sama, terlepas dari kondisi pasar pada waktu tertentu. Dengan spread ini, Anda bisa mengetahui biaya yang harus Anda bayarkan selama trading. Hal menguntungkan lainnya ialah broker tidak akan bisa memperlebar spread walaupun kondisi pasar berubah.

Spread mengambang

Sebaliknya, spread mengambang (floating) atau variabel akan terus berubah. Spread ini akan melebar atau menyempit menyesuaikan penawaran dan permintaan mata uang dan volatilitas pasar secara keseluruhan. Spread mengambang umumnya melebar pada saat berita ekonomi penting dirilis, atau selama hari-hari libur bank ketika jumlah likuiditas di pasar menurun. Spread mengambang menghilangkan requote yang terjadi dan ketika kondisi pasar tenang, ia bisa menjadi lebih rendah dari spread tetap.

Cara memilih spread optimal

Jenis spread yang optimal tergantung pada preferensi Anda sebagai trader. Secara umum, trader—dengan akun minimum dan jarang melakukan trading—sebaiknya menggunakan harga spread tetap. Sedangkan trader yang menggunakan akun maksimum dan aktif trading khususnya saat pasar volatil (spread sangat ketat) dan menginginkan eksekusi trading yang cepat—sebaiknya menggunakan spread mengambang.

Mohon diperhatikan, FBS menawarkan akun trading dengan spread tetap dan mengambang, sehingga Anda bisa memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, atau dengan membuka beberapa akun yang berbeda.

Penghitungan biaya

Mohon diperhatikan, biaya spread di Forex umumnya tidak disertakan, tidak seperti biaya di pasar saham atau option. Karena spread sudah termasuk dalam harga pip, trader dapat dengan mudah menghitung biaya dari setiap transaksinya dengan cara mengalikan spread dalam pip dengan nilai 1 pip Bagaimana cara menghitung laba.

Spread merupakan parameter penting yang harus diperhitungkan saat hendak memilih broker. Pastikan bahwa Anda merasa nyaman dengan spread yang ditawarkan. Anda bisa melihat spread yang dibebankan oleh FBS. Untuk diketahui, Anda juga bisa menguji kondisi trading perusahaan tanpa harus menginvestasikan modal Anda dengan cara membuka akun demo.

Semakin singkat periode trading Anda, besaran spread akan semakin penting. Misalnya, jika Anda mempertahankan posisi inap selama beberapa menit dan profit Anda mencapai 10 pip, spread 3 pip akan menjadi biaya 30% dari profit yang Anda harus bayarkan atas transaksi tersebut. Jika Anda mempertahankan posisi inap selama satu hari, kemungkinan akan ada perubahan biaya yang lebih besar, misalnya Anda menghasilkan 100 pip. Dalam hal ini, Anda akan membayar 3% dari profit Anda sebagai spread.

Semakin populer pasangan mata uang, semakin kecil nilai spread-nya. Contoh, spread untuk transaksi EUR/USD umumnya sangat kecil, atau yang biasa disebut trader dengan spread ketat.

Cara melihat spread di MetaTrader

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, secara baku MT hanya memperlihatkan harga Bid. Untuk menambah garis Ask ke grafik, silakan klik kanan di mana saja pada grafik dan pilih “Properties”. Lalu, klik pada tab “Common” dan centang kotak “Show Ask Line”. Klik tombol “OK” dan garis Ask akan muncul pada timeframe yang lebih kecil (pada timeframe yang lebih besar, garis Bid akan menutupi garis Ask).


Jika garis Ask masih tidak dapat terlihat, pastikan kembali apakah warnanya sudah benar. Silakan kembali ke "Properties" dan periksa apakah warna grid (garis Bid) dan garis Ask sudah benar atau tidak.


Anda juga bisa melihat harga Bid/Ask untuk semua instrumen trading secara langsung dengan mengeklik "View" dan memilih "Market Watch". Jika Anda ingin melihat spread untuk simbol instrumen tertentu, klik kanan di mana saja pada jendela "Market Watch" dan pilih "Spread". Mohon diperhatikan, MT mengutip spread dalam satuan poin. Untuk mengetahui besaran spread dalam pip, Anda harus membagi angka yang Anda lihat dengan 10.

Blog Post

www.tradingmas.com

Ikuti kursus trading langkah demi langkah dan jadilah trader sukses.

Back to Top

Kunjungan